-->

Heboh, Aksi Pencurian Kotal Amal Yatim Piatu di Warung Bakso Krebet Terekam CCTV

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2F1r1H7NAguFIy3GQWXVNVB6iG3YpxHu-RDcMtqMWPRNXuhC8zXuPI70RtHabEx5HYbQ_0ug-FUd2nrwt479Rn3arvN6UbZ_k7fNIQj5UKHymZWtre-7gie2i1eaz5VrNO53jKCygz8Yo/s1600/Heboh-Aksi-pencurian-kotal-amal-yatim-piatu-di-warung-bakso-krebet-terekam-CCTV.png
✍Media gumukmas/Kejadian
Aksi pencuri kotak amal yatim piatu terekam cctv.
Media gumukmas, Pencuri kotak amal warung bakso krebet terekam CCTV - Pencuri kotak amal anak Yatim piatu di warung bakso Hadirin Dusun Krebet Desa Gumukmas Kabupaten Jember, terekam akisnya oleh kamera CCTV, Minggu (14/4/19).

Dalam rekaman video CCTV berdurasi 47 menit ini, berhasil merekam aksi pencurian yang dilakukan oleh pria muda yang mengenakan songkok berwarna putih, jaket warna hitam dan celana jeans, tampak sengaja menempatkan tas ransel dibawanya di posisi depan, untuk menyimpan kotak amal yang diincarnya.

Hendro, karyawan warung bakso Hadirin mengatakan bahwa peristiwa pencurian kotak amal tersebut terjadi pada pada hari Sabtu (13/4/19) kemarin sekitar pukul 10 pagi. “Pelaku awalnya membeli bakso satu mangkok dia makan di sini, di warung tidak ada pembeli lagi kecuali dia sendiri dan ibu di depan, dan ibu pun tidak menaruh curiga sama sekali,” ujar Hendro.

Seetelah makan, kata Hendro, pencuri memesan lagi satu porsi tapi minta dibungkus untuk dibawa pulang. Tanpa curiga sedikitpun terhadap pelaku, ibu membuatkan satu bungkus pesanannya.

“Saat ibu sedang sibuk membuatkan bakso pesanannya, ternyata dimanfaatkan untuk mengambil kotak amal yang ditaruh di meja belakang. Langsung disimpan di tas ranselnya, kemudian keluar sambi naik motor,” papar Hendro.

Hendro menerangkan, jika saat peristiwa terjadi, dirinya dan karyawan lainnya sedang berada di dalam untuk makan pagi, sehingga tidak mengetahui secara langsung, tapi mengetahui dari ekaman kamera CCTV.

“Saya menyadari setelah melihat kotak amal yang semula berjumlah tiga kotak, kok tinggal dua saja, saya langsung tertuju kepada pembeli yang bersongkok putih itu, namun dia sudah tidak disini,,” lanjutnya.

Menurut Hendro uang yang dibawa pelaku sekitar 800 ribu rupiah, pasalnya kedua kotak amal yang berada satu meja dengan yang hilang sudah kosong isinya.

“Yang dua kotak sudah diambil oleh Panitia kotak amal, jadi masih satu yang belum diambil dan akhirnya di curi itu,” tuturnya.

Berita ini sempat heboh di sosial media, tapi sayangnya hingga kini identitas pelaku belum diketahui dan kasus tersebut belum dilaporkan polisi pemilik warung.

Sumber suarapubliknews.net


Post Terkait:

Open Comments Close Comments

This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalise ads and to analyse traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn more